SMS Center Pemko Medan : 0819 600 1234

Jumat, 28 Oktober 2011

Identitas Pembunuh Warga Amerika di Medan Sudah Diketahui

infokotamedan.com : Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro menuturkan, dari hasil lidik kepolisian terhadap pelaku perampokan dan pembunuhan warga negara Amerika Serikat (AS), Lee Samuel Hyen,28, identitas kedua pelaku sudah diketahui.

Namun, identitasnya belum bisa dipublikasikan ke media massa. “Kejahatan kan di mana-mana sering terjadi, sekarang pelaku sedang kami lidik. Beri kesempatan aparat kepolisian menyelidikinya. Untuk identitas pelaku yang sudah diketahui, jangan langsung diberitahukan karena pelaku bisa lari.Kalu sudah ditangkap,pasti akan kami beritahu,”kata Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro usai berkunjung ke Balai Kota menemui Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Jumat 28 Oktober 2011.

Dia menjelaskan, saat kejadian, tidak ada saksi lain kecuali pemilik becak bermotor (betor) yang berada di lokasi. “Jadi ini bukan untuk dikembangkan. Polisi juga sudah mengetahui siapa saja yang berada di situ dan juga ponsel yang diperoleh di lokasi. Selain itu, CCTV yang ada di lokasi juga sudah diminta untuk penyelidikan,” bebernya.

Menurut Wisjnu, hasil lidik yang sudah diperoleh tidak perlu dikembangkan karena kedua pelaku akan semakin jauh melarikan diri.“Itu semua karena masih ada hal-hal yang tidak bisa dipublikasikan,” ungkapnya.

Ketika disingung mengenai peningkatan sistem keamanan di Kota Medan dengan tingginya aksi kriminalitas,Kapoldasu malah kembali bertanya bagaimana pendapat masyarakat mengenai sistem keamanan yang sudah berjalan.“Polisi tak perlu diajari, karena sudah pasti meningkatkan keamanan dengan menurunkan personel. Lihatlah seperti pagi ini, kami turunkan personel untuk pengamanan selama ada aksi unjuk rasa,” tegasnya, seperti dikutip Sindo.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,warga negara AS keturunan Korea Selatan, Lee Samuel Hyen,28,tewas ditusuk perampok saat baru keluar dari pintu gerbang Bandara Polonia Medan, Rabu (19/10) 22.30 WIB.Korban yang mengalami luka tusuk itu sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Elizabeth, Medan. Namun, karena terlalu banyak mengeluarkan darah, korban akhirnya tewas di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, malam itu Lee Samuel baru mendarat di Bandara Polonia Medan dari Kuala Lumpur,Malaysia, dengan menumpang pesawat Air Asia nomor penerbangan AK 456. Dia lalu menaiki betor yang mangkal di areal Bandara Polonia Medan menuju Hotel Swiss Bell di Jalan S Parman Medan.

Namun, saat Lee berada di atas betor yang dikendarai oleh Frans Darnafia Pasaribu, dua orang yang mengendarai sepedamotor mencoba mengambil tas miliknya. Karena korban mencoba melawan, saat itu juga kedua pelaku menusuk warga Amerika Serikat itu.

sumber : eksposnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar