SMS Center Pemko Medan : 0819 600 1234

Rabu, 24 Agustus 2011

WALIKOTA MINTA CAMAT DUKUNG POS PENGAMANAN

Seluruh camat di Kota Medan harus mendukung penuh pos pengamanan yang berada di wilayahnya masing-masing.  Dukungan ini diperlukan untuk menjalin kerjasama dengan aparat kepolisian dan TNI   dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang hendak merayakan Hari Raya Idul Fitri 1432 H.
               
Jangan sampai ada camat yang tidak pernah sekalipun mengunjungi pos pengamanan tersebut.

Camat harus mendukung pos pengamanan secara moril. Untuk itu saya akan cek langsung sehingga diketahui  siapa camat yang tidak pernah hadir, kata  Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM di Balai Kota, Selasa ( 23/8).
               
Pernyataan ini disampaikan Walikota ketika memimpin rapat koordinasi terakhir jelang Hari Raya Idul Fitri 1432 H. Rapat ini turut dihadiri Kapolresta Medan Kombel Pol Tagam Sinaga, Dandim 0201/BS Letkol   Inf  Doni Hutabarat, Danlanud Kolonel (Pnb) A Rasyid Jauhari, Dandenpom Mayor CPM Hendra, Asisten, pimpinan Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD), Camat, Kapolsek, Danramil serta Lurah di lingkungan Pemko Medan.
               
Karenanya, Walikota minta kepada para Camat untuk mendukung dan mengunjungi pos-pos pengamanan yang berada di wilayah kerjanya masing-masing. Dengan demikian dapat diketahui apa persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan dan bagaimana menyelesaikannya  bersama-sama dengan Kapolsek dan Danramil.
               
Kemudian, Walikota minta kepada SKPD terkait seperti Dinas Perhubungan Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Dinas Bina Marga harus cepat melakukan antisipasi  untuk memberikan kenyamanan bagi warga yang berlebaran. Sedangkan Dinas Pertamanan, diharuskan bisa  menjamin sejumlah lokasi  tetap terang.
               
Walikota selanjutnya mengungkapkan untuk kembali melaksanakan takbiran yang akan difokuskan di Jalan Pulau Pinang seperti tahun lalu. Untuk melaksanakan takbiran ini, Walikota mengaku telah menemui Plt Gubsu, Kapoldasu dan Pangdam I/BB.  Karenanya, takbiran yang dilaksanakan Muspida Tingkat I akan dilepas bersama-sama dari Jalan Pulau Pinang.
               
Guna mendukung kelancaran takbiran, Walikota tidak membenarkan adanya iring-iringan kenderaan roda dua. Untuk mencegah hal itu terjadi, setiap kelurahan dan kecamatan harus menyediakan satu mobil terbuka. Mobil itu harus dihiasi dan dilengkapi beduk untuk menambah kemeriahan takbiran
               
Jika setiap kelurahan menyediakan satu mobil terbuka, berarti mobil yang tersedia untuk pawai takbiran berjumlah 151 unit ditambah lagi dengan 21 unit dari kecamatan. Jumlah ini kita harapkan mampu mengurangi jumlah iring-irigan kenderaan roda dua yang selama ini terjadi pada malam takbiran, ungkapnya.
               
Dalam rapat ini juga, Walikota kembali mengingatkan kepada seluruh Puskesmas dan IGD RSU Pirngadi Medan untuk beroperasi 24 jam selama selama seminggu sejak Lebaran tiba.  Ini tidak main-main. Apa yang dilakukan ini sebagai bentuk  tanggungjawab kepada masyarakat. Saya tidak mau ada Puskesmas yang tutup. Begitu juga dengan IGD RSU Pirngadi, jangan sampai tidak ada dokter sehingga warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan pada waktu Lebaran terkendala. Saya akan ambil tindakan tegas,  tegasnya.
               
Terkait dengan adanya warga yang pulang mudik ke kampung halamannya masing-masing, Walikota memerintahkan kepada Lurah untuk menugaskan para kepala lingkungan melakukan pendataan sehingga diketahui berapa jumlah rumah warga yang kosong karena ditinggal pemiliknya pulang kampong. Berdasarkan data itulah dilakukan pengamanan bersama petugas Babinkantimbmas dan Babinsa. Saya minta hal ini bisa disosialisasikan kepada warga, sarannya.
               
Sementara itu Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga menyatakan pihaknya telah siap melakukan pengamanan mulai  jelang Lebaran, malam tabiran, pelaksanaan Sholat Idul Fitri dan Lebaran. Untuk malam takbiran, Kapolresta  memerintahkan kepada Kapolsekta untuk mengikutsertakan petugasnya dalam mobil yang digunakan untuk pawai takbiran. Saya yakin Dandim pun akan melakukan hal ini daklam upaya menciptakan keamanan,â kata Kapolresta.
               
Kapolresta pun mendukung penuh instruksi Walikota  untuk mendata rumah-rumah kosong yang ditinggalkan warga pulang kampung. Dengan pendataan itu akan memudahkan anggotanya untuk melakukan pengawasan sehingga bisa meminimalisir terjadinya pencurian di rumah-rumah  yang kosong igtu. “jika tahun lalu, kasus pencurian yang terjadi di rumah kosong  karena ditinggal pemiliknya mudik berjumlah 15 kasus. Saya minta angka itu bisa diminimalisir. Jika bisa tidak terjadi sama sekali, harapnya.
               
Ungkapan senada disampaikan Dandim 0201/BS Letkol Inf Doni Hutabarat. Pihaknya, telah siap memberikan pengamanan sehingga masyarakat yang merayakan lebaran merasa aman dan nyaman. Untuk itu diperlukan sinergitas dari seluruh intansi terkait. Kalau kita bersatu, tugas seberat apapun bisa dilaksanakan dengan baik,ujar Dandim.
               
Tak lupa Dandim mengingatkan akan kemungkinan terjadinya kebakaran pada saat Lebaran tiba. Sebab, warga terkadang  lengah  karena fokus merayakan Lebaran.  Untuk mencegah hal ini tidak terjadi, Dandim menyarankan agar Lurah dan Kepling mengingatkan kepada warga sebelum meninggalkan rumah supa mematikan api kompor, gas dan listrik.
               
Sedangkan Danlanud Kolonel (Pnb) A Rasyid Jauhari menegaskan pihaknya telah menyipakan mobil pemadam kebakaran yang siap 24 jam untuk membantu Dinas P2K memadam api juika kebakaran terjadi pada waktu Lebaran. Selain itu menyiapkan polisi militer apabila dibutuhkan dalam melakukan pengamanan. Jadi jika butuh bantuan, hubungi saja. Kita pasti langsung membantu, ujar Danlanud.
  


      *pemkomedan.go.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar