WASPADA ONLINE
MEDAN- Meski baru beberapa hari menjabat sebagai Camat Kecamatan Medan Kota, Parlindungan Purba, mulai menunjukkan arogansinya dalam melakukan penertiban pedagang K5. Parlindungan bersama Lurah Kelurahan Teladan Barat, Japaner Purba, dan sejumlah kepling membongkar paksa lapak jualan kedai kopi milik Ida yang berada tidak jauh dari Mapolsekta Medan Kota.
Penertiban yang dilakukan terlihat tebang pilih, sebab masih banyak gerobak jualan yang tidak ditertibkan, dan terkesan dilindungi oknum tertentu demi mendapatkan imbalan. Bahkan beredar kabar kalau oknum camat menerima bayaran dari pihak ketiga melalui oknum lurah untuk mengusur lapak jualan yang ditempati Ida.
Sebelum pengusuran, Parlindungan pernah memerintahkan pemilik lapak (Ida) untuk memakai tenda yang layak untuk berjualan. Namun, setelah permintaan itu dipenuhi, warung kopi yang biasa tempat mangkal wartawan tetap di gusur.
Camat pun memerintahkan pengusuran pada malam hari, dan membuat gerobak yang berisi perlengkapan jualan mengalami kerusakan.
Camat Medan Kota, Parlindungan Nasution, saat ditanya di depan kantornya mengatakan, pengusuran ini, perintah saya. Dan saya tidak takut sama wartawan termasuk kalau mau di ekspos silakan.”Saya suka di ekspos,” tantang Parlidungan, dan terus berlalu menuju mobilnya.
Sebelumnya, Parlindungan pernah mengatakan kepada pemilik lapak (Ida), bahwa dirinya dijadikan Camat Medan Kota, khusus ditugaskan untuk mengusur lapak jualan pedagang K5 terutama lapak jualan milik Ida.
”Saya menjadi camat disini, ditugaskan untuk menertibkan pedagang K5, terutama mengusur gerobak kopi yang berjualan dipersimpangan jalan menuju kantor camat. “Kalau ada yang bandel, kita gusur,” kata Ida menirukan ancaman camat kala itu.
Sementara itu, Ida kepada mengeluhkan tindakan arogan yang dilakukan camat beserta perangkatnya.”Kalau mau diteribkan, semuanya ditertibkan, jangan pilih-pilih. Mentang-mentang kami orang kecil seenaknya digusur,” sindir Ida yang malam itu didampingi orangtuanya.
Editor: PRAWIRA SETIABUDI
(dat04/wol)
MEDAN- Meski baru beberapa hari menjabat sebagai Camat Kecamatan Medan Kota, Parlindungan Purba, mulai menunjukkan arogansinya dalam melakukan penertiban pedagang K5. Parlindungan bersama Lurah Kelurahan Teladan Barat, Japaner Purba, dan sejumlah kepling membongkar paksa lapak jualan kedai kopi milik Ida yang berada tidak jauh dari Mapolsekta Medan Kota.
Penertiban yang dilakukan terlihat tebang pilih, sebab masih banyak gerobak jualan yang tidak ditertibkan, dan terkesan dilindungi oknum tertentu demi mendapatkan imbalan. Bahkan beredar kabar kalau oknum camat menerima bayaran dari pihak ketiga melalui oknum lurah untuk mengusur lapak jualan yang ditempati Ida.
Sebelum pengusuran, Parlindungan pernah memerintahkan pemilik lapak (Ida) untuk memakai tenda yang layak untuk berjualan. Namun, setelah permintaan itu dipenuhi, warung kopi yang biasa tempat mangkal wartawan tetap di gusur.
Camat pun memerintahkan pengusuran pada malam hari, dan membuat gerobak yang berisi perlengkapan jualan mengalami kerusakan.
Camat Medan Kota, Parlindungan Nasution, saat ditanya di depan kantornya mengatakan, pengusuran ini, perintah saya. Dan saya tidak takut sama wartawan termasuk kalau mau di ekspos silakan.”Saya suka di ekspos,” tantang Parlidungan, dan terus berlalu menuju mobilnya.
Sebelumnya, Parlindungan pernah mengatakan kepada pemilik lapak (Ida), bahwa dirinya dijadikan Camat Medan Kota, khusus ditugaskan untuk mengusur lapak jualan pedagang K5 terutama lapak jualan milik Ida.
”Saya menjadi camat disini, ditugaskan untuk menertibkan pedagang K5, terutama mengusur gerobak kopi yang berjualan dipersimpangan jalan menuju kantor camat. “Kalau ada yang bandel, kita gusur,” kata Ida menirukan ancaman camat kala itu.
Sementara itu, Ida kepada mengeluhkan tindakan arogan yang dilakukan camat beserta perangkatnya.”Kalau mau diteribkan, semuanya ditertibkan, jangan pilih-pilih. Mentang-mentang kami orang kecil seenaknya digusur,” sindir Ida yang malam itu didampingi orangtuanya.
Editor: PRAWIRA SETIABUDI
(dat04/wol)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar