SMS Center Pemko Medan : 0819 600 1234

Minggu, 02 Oktober 2011

Hati-Hati Beli Komputer di Pameran Fomikom Medan Fair Plaza

infokotamedan.com - Bagi Anda peminat komputer diminta lebih berhati-hati kalau mau membeli komputer merek apa saja dalam Pameran Fomikom di Medan Fair Plaza yang disebut-sebut pameran teknologi informasi terbesar di Medan.

Sejumlah pembeli ada yang kecewa setelah membeli komputer yang ternyata tidak sesuai dengan spesifikasi yang disebutkan dalam brosur. "Kemarin adik saya yang beli di sini. Kami mau masukkan sejumlah program baru ternyata tidak bisa. Kalaupun bisa loadingnya lamban," ujar seorang mahasiswa sambil menenteng komputer yang baru dibeli mau dikembalikan kepada vendor yang menjual pada ajang pameran itu.

Akan tetapi, penjaga stan tersebut mengakui tidak dapat mengembalikan barang yang sudah dibeli karena sudah masuk barang bekas. "Komputer ini sudah teregistrasi atas nama adik ibu. Kalau kami jual lagi kepada yang lain, kan sudah kategori barang bekas," ujar penjaga toko merek yang paling digandrungi pembeli itu.

Niko, seorang mahasiswa yang membeli sebuah komputer heran manakala menyaksikan lokasi pameran berbagai produk di Medan Fair Plaza. Dia melihat hampir semua stan (booth) yang memamerkan berbagai merek komputer a.l. Acer, Fujitsu, Axioo, Zyrex, Asus, Dell, Toshiba, Lenovo dan sebagainya menjual komputer dengan program asli tapi palsu (aspal).

"Kalau komputernya di atas harga Rp7 juta baru menggunakan program windos 7 yang asli, sedangkan di bawah harga Rp7 juta per unit menggunakan program yang tidak asli," ujarnya.

Sesungguhnya, kata dia, pameran seperti ini jangan memajang produk yang menggunakan program yang tidak asli sekaligus mengajar konsumen menghargai hak cipta (HaKI). Memang, lanjut dia, konsumen diuntungkan karena dapat komputer yang lebih murah dari yang menggunakan program asli. Persoalannya, kata dia, embel-embel harga yang didiskon menjadi pertanyaan besar karena yang menggunakan piranti dan program asli harganya tidak berbeda dengan yang dipajang di toko-toko.

Akan tetapi, lanjut dia, produk komputer yang menggukanan program windows yang tidak asli bisa dijual lebih murah karena memang harganya lebih murah.

Penjaga stan menawarkan kalau mau memasang lisensi windows yang asli harus merogoh kocek antara Rp1,5 juta sampai Rp1,9 juta per unit. "Yang tidak menggunakan program windows yang asli juga bisa digunakan dan mendapatkan garansi toko," ujar sejumlah penjaga stan.

Suvervisor Softcom yang memamerkan Merek Dell, Fredy, ketika ditanyakan mengenai penjualan komputer dengan menggunakan windows tidak asli tidak mengakui dan juga tidak membenarkan. "Anda boleh lihat semua yang menjual komputer di ajang pameran ini. Ada yang menawarkan program asli dan ada yang tidak asli. Namanya juga jualan," tuturnya.

Sesungguhnya, dari pengamatan Eksposnews pameran komputer yang diselenggarakan Fomikom itu tidak memberikan diskon sebagaimana digembar gemborkan, namun menjual komputer lama yang tidak menggunakan program windows asli, sehingga harganya bisa lebih miring.

Pameran seperti ini, sesungguhnya harus menjadi perhatian Pengawas Pengawai Negeri Sipil (PPNS) Disperindag Kota Medan agar tidak memajang produk-produk yang tidak menggunakan piranti atau program asli. Sekaligus memberikan pembelajaran baik bagi vendor dan konsumen untuk menghargai HaKI. 
sumber : eksposnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar