SMS Center Pemko Medan : 0819 600 1234
Rabu, 13 Juli 2011
Dinas Pendidikan Kota Medan Bangun Laboraturium IT Percontohan di SMAN 3
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan sedang membangun Laboraturium IT percontohan di SMAN 3 kawasan Jalan Bilal Medan. Laboraturium percontohan tersebut sebagai bagian dari program Disdik Kota Medan untuk peningkatan mutu relevansi pendidikan melalui pembangunan sarana pembelajaran berbasis IT.
"Saat ini pendidikan di Medan sudah menuju dunia internasional sesuai dengan jargon kita Prima. Berbagai program sedang kita laksanakan untuk peningkatan mutu relevansi pendidikan seperti pembangunan sarana pembelajaran berbasis IT. Saat ini, kita juga sedang membangun fasilitas Laboraturium IT senilai Rp 1,3 miliar di SMAN 3. Lab ini sebagai percontohan pembangunan sarana pembelajaran berbasis IT," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Hasan Basri.
Hasan menjelaskan selain itu, saat ini juga sudah dibangun sarana IT dan website Dinas Pendidikan Kota Medan. Jadi, untuk keluhan dan pertanyaan masyarakat mengenai apapun pada Disdik Kota Medan termasuk mengurus mutasi anak sekolah hingga hal lainnya bisa dilihat langsung pada fasilitas IT dengan perangkat komputer yang sudah tersedia di kantor Disdik.
"Jadi, tidak perlu bertanya dan mendengar dari orang lain apa saja persyaratannya. Semuanya bisa dilihat langsung pada IT yang sudah tersedia di Disdik Kota Medan. Selain itu, saat ini juga sedang dalam proses, kita sudah meminta pada pemerintah pusat untuk bantuan anggaran ke kursus di Kota Medan dengan anggaran block grant," ujarnya.
Hasan juga mengungkapkan hingga saat ini pihaknya terus melakukan pemerataan kualitas guru termasuk dengan tidak adanya lagi guru di Medan yang berpendidikan D3 dan sudah hampir seluruhnya berlatar belakang S1. Selain itu juga, pihaknya sudah meminta sekolah-sekolah untuk mempromosikan sekolahnya karena jika SMAN memiliki fasilitas lengkap namun minim minat murid maka hal itu kesalahan kepala sekolahnya.
"Kepala sekolah harus mampu mempromosikan sekolahnya karena itu bagian dari tanggungjawabnya. Melalui manajemen pendidikan juga, saat ini sudah semua kepala sekolah di Medan memiliki email sendiri. Karena dalam hal surat menyurat saya selalu mengirimkannya melalui email pada mereka semua. Di tahun anggaran 2012 juga nantinya, kita akan programkan untuk semua sekolah wajib memiliki website sendiri sebagai sarana mempromosikan keunggulan sekolahnya masing-masing," jelasnya.
Selain itu, dia juga menegaskan saat ini Disdik Kota Medan sedang memfokuskan program peningkatan kewirausahaan. Untuk itu, ingatnya, jangan heran jika menemukan sekolah khususnya SMK yang memiliki usaha dan jangan ditafsirkan bahwa sekolah itu berbisnis."Jadi, jangan nanti dikira kalau sekolah berjualan itu berbisnis. Kita bangun itu karena memang usaha itu menjadi tempat praktek kerja siswa. Karena sekolah harus produktif salah satunya keunggulan SMK.
Jadi, sekarang ini kalau kita mau memesan kue, bisa saja kita minta pada sekolah yang sudah menerapkan ini," ungkapnya.Dalam kesempatan itu juga, dia memaparkan program peningkatan angka partisipasi sekolah (APS) jenjang pendidikan dasar di tahun 2015 menjadi 0,01%, APS jenjang pendidikan menengah di tahun 2015 menjadi 0,04%, rasio guru/murid jenjang pendidikan dasar (SD=SMP) di tahun 2015 menjadi 1:20 dan rasio guru/murid pendidikan menengah di tahun 2015 menjadi 1:14. (pemkomedan.go.id)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar